Daftar Terminologi dalam Rekayasa Web

Masih baru dalam rekayasa web? Mau mempelajarinya? Ayo, kenali istilah-istilah berikut sebagai permulaan untuk memahami rekayasa web.

Markup Language

Sebelum lanjut, dalam bahasa Indonesia markup language diterjemahkan menjadi bahasa markah. Dikutip dari glints.com bahwa markup language disebut-sebut sebagai kunci dari programming sebuah situs. Jadi apa itu markup language? markup language adalah sebuah bahasa komputer. Bahasa ini menggunakan tags atau tanda.

Tanda-tanda ini akan dibaca oleh komputer, dan diterjemahkan menjadi tampilan website yang kita lihat sehari-hari. Mengapa harus menggunakan tanda-tanda? Karena komputer memiliki cara pemahaman yang berbeda dengan manusia. Komputer menggunakan suatu aturan baku, sedangkan manusia dapat menggunakan bahasa dengan bebas sesuai keinginannya.

Bagaimana sih cara kerja markup language? Misalnya, kamu sedang mengakses suatu website. Website ini sejatinya suatu dokumen berupa informasi yang ditulis dalam markup language, yang merupakan aturan baku.

Dokumen ini dikirim dari server ke komputer yang kita gunakan, lalu diterjemahkan sesuai dengan tags tadi ke tampilan website biasanya.

Dengan adanya aturan baku, dokumen yang dikirim dari server website saat kita mengaksesnya akan sama persis dengan tampilan website seharusnya.

Pasalnya, sudah ada aturan berupa tags yang tak bisa lagi diganggu gugat.

Fungsi dari markup language adalah membuat suatu situs alias website.

Sebagai catatan, markup language biasa disingkat menjadl "ML". Biasanya singkatan ini ada di beberapa istilah seperti:
  1. HTML, Hypertext Markup Language
  2. KML, Keyhole Markup Language
  3. SGML, Standar Generalized Markup Language
  4. XHTML, eXtensible Hypertext Markup Language 
  5. XML, eXtensible Markup Language


Programming Language

Jika dibahasa Indonesia-kan maka menjadi bahasa pemrograman, juga biasa disebut sebagai bahasa komputer. 

Jadi apa itu programming language? Dikutip dari kamus.tokopedia.com, adalah sekumpulan instruksi yang diberikan kepada komputer untuk dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam menyelesaikan suatu permasalahan. 

Bahasa ini digunakan untuk memerintah komputer agar dapat mengolah data sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian yang telah ditentukan oleh programmer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer untuk menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa yang akan diambil dalam berbagai situasi secara persis.

Tingkatan Programming Language

1. Low-level (tingkat rendah)
Low-level programming language berisi instruksi-instruksi yang ditujukan kepada komputer dengan menggunakan kode biner (binary). Kode-kode tersebut akan langsung diterjemahkan oleh komputer tanpa harus melalui proses kompilasi.

2. Mid-level (tingkat menengah)
Mid-level programming language adalah instruksi yang berupa kode mnemonic seperti ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP dan lainnya. Namun, bahasa dalam tingkat menengah ini harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin, karena komputer hanya mengerti penggunaan bahasa mesin.

3. High-level (tingkat tinggi)
High-level programming language berisi instruksi-instruksi yang menggunakan bahasa alamiah yang dimengerti manusia, seperti bahasa Inggris atau matematika. Tingkatan ini diciptakan untuk mengatasi kekurangan yang dimiliki tingkat menengah dan tingkat rendah.

Contoh Programming Language

Dikutip dari codepolitan.com, inilah 10 programming language terkenal di dunia:
  1. JAVA 
  2. C
  3. PHP
  4. VisualBasic
  5. Phyton
  6. C++
  7. JavaScript
  8. C#
  9. Objective-C
  10. ActionScript 


CSS (Cascading Style Sheet)

Mengutip dari it-jurnal.com CSS (Cascading Style Sheet) adalah salah satu bahasa desain web (style sheet language) yang mengontrol format tampilan sebuah halaman web yang ditulis dengan menggunakan penanda atau tags (markup laguage). Tadinya CSS hanya dimanfaatkan untuk men-desain sebuah halaman HTML dan XHTML, tapi kini bisa digunakan untuk men-desain tampilan aplikasi android dan untuk segala dokumen XML, termasuk SVG dan XUL. 

Fungsi dari CSS ini sendiri adalah untuk mendesain, membentuk, serta mengubah tampilan halaman sebuah website agar lebih sederhana. Contoh nya seperti dapat mengubah font, ukuran font, dan format font serta mengatur ukuran layout, lebar tinggi dan warna element, membuat halaman website yang cepat untuk di akses. 

Fungsi utama CSS adalah merancang, merubah, mendesain, membentuk halaman website serta blog. Dan isi dari halaman website adalah tag-tag HTML, logikanya CSS itu dapat merubah tag-tag HTML (yang sederhana) sehingga menjadi lebih fungsional dan menarik. 

Dengan adanya CSS, isi dan desain web akan mudah dibedakan, jadi memungkinkan untuk melakukan pengulangan pada tampilan tertentu dalam web, sehingga akan memudahlan dalam membuat halaman web yang banyak serta dapat mamangkas waktu dalam pembuatan.

HTML

HTML merupakan singkatan dari (Hypertext Markup Language). HTML memungkinkan seorang user untuk membuat dan menyusun bagian paragraf, heading, link atau tautan, dan blockquote untuk halaman web dan aplikasi.

Dokumen HTML adalah file yang diakhiri dengan ekstensi .html atau .htm. Ekstensi file ini bisa dilihat dengan mengunakan web browser apa pun (seperti Google Chrome, Safari, atau Mozila Firefox). Browser tersebut membaca file HTML dan me-render kontennya sehingga user internet bisa melihat dan membacanya.

Biasanya, rata-rata situs web menyertakan sejumlah halaman HTML yang berbeda-beda. Contohnya, beranda utama, halaman ‘tentang kami’, halaman kontak yang semuanya memiliki dokumen HTML terpisah.

Contoh tag dalam HTML: 
  • heading (<h1></h1>)
  • subheading (<h2></h2)
  • dua paragraf (<p></p>)
  • satu gambar (<img>)
  • sebuah link (<a></a>)
  • dan lain-lain yang bisa dilihat disini

JavaScript

Mengutip pengertian dari dewaweb.com, JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web yang dinamis dan interaktif. Dengan JavaScript halaman website akan menjadi interaktif dan dapat menampilkan animasi yang menarik perhatian dan melibatkan pengunjung website. 

JavaScript merupakan bahasa pemrograman client-side, artinya kode tersebut dijalankan di browser web pengguna. Namun berkat adanya Node.js, kini JavaScript dapat berjalan di server-side juga.
 
JavaScript digunakan bersamaan dengan CSS dan HTML untuk pengembangan web front-end. Hasil dari kombinasi penggunaan ketiganya akan menghasilkan website yang interaktif dan dinamis. Oleh karena itu, hal ini akan berpengaruh pada User-Experience.

Pengibaratan dari ketiga bahasa pemrograman itu website adalah sebuah rumah, maka HTML adalah tembok, tiang, atap, pondasi, ruang keluarga, kamar, dapur, peralatan rumah tangga, dan sebagainya. Lalu kode CSS berperan dalam mengatur dan menghias rumah tersebut (tata letak, warna, dan sebagainya). Terakhir JavaScript memiliki peran sebagai "pembantu" kode css agar pengaturan dan hiasannya lebih bagus dengan tambahan pernak-pernik.

Bersumber dari hostinger.co.id, adapun kelebihan dari JavaScript diantaranya: 
  1. Lebih mudah dipelajari dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya
  2. Error lebih mudah dicari dan ditangani
  3. Website menjadi lebih interaktif dan juga mampu menarik perhatian lebih banyak pengunjung
Terdapat juga kelemahan dari JavaScript diantaranya:
  1. Berisiko tinggi terhadap eksploitasi; 
  2. Dapat dimanfaatkan untuk mengaktifkan kode berbahaya di komputer pengguna; 
  3. Tidak selalu didukung oleh berbagai browser dan perangkat; 
  4. Dapat di-render secara berbeda pada masing-masing perangkat yang malah mengarah ke inkonsistensi.


PHP

Merujuk pada niagahoster.com, bahasa pemrograman yang sering disisipkan ke dalam HTML, karena itu juga biasa disebut Scripting Language. Bahasa pemrograman ini menggunakan sistem server-side. Server-side programming adalah jenis bahasa pemrograman yang nantinya script/program tersebut akan dijalankan/diproses oleh server.

Pada awalnya PHP bernama Form Interpreted (FI) saat dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Saat itu FI memiliki wujud berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Kemudian berganti nama menjadi PHP (Personal Home Page). Namun kini menjadi PHP: Hypertext Preprocessor dan dikembangkan oleh The PHP Group.

PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source.

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan PHP. Misalnya seperti menginput data ke database, menghasilkan gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, me-manage cookie and session.


Server

Bersumber dari pendidikan.co.id, server adalah sebuah tempat penyimpanan data atau informasi yang berfungsi untuk dapat memberikan layanan (service) kepada client yang terhubung dengannya.

Dalam konsep peer to peer, sebuah komputer bisa berperan sebagai server, klien atau keduanya. Sebagai contoh, apabila kita menggunakan komputer untuk mengakses website milik pengguna lain, maka kita menjadi komputer klien. Tapi, apabila pengguna lain memakai komputernya untuk mengakses website kita maka kita menjadi server.

Pendapat lain mengatakan, server merupakan suatu sistem komputer yang berfungsi untuk memberikan layanan juga mengontrol akses tiap-tiap klien yang terhubung dengan sebuah jaringan komputer. Dalam suatu server terdapat prosesor, RAM, serta sistem operasi khusus yang disebut dengan sistem operasi jaringan (network operating system) untuk menjalankannya.

Fungsi dasar dari server adalah untuk melayani permintaan dari komputer client, baik berupa permintaan data, file, aplikasi, dan lainnya. 

Hubungan server dengan klien sangat sederhana, yakni server sebagai penyedia data serta client sebagai peminta data.


Jenis-jenis Server

Menurut blogdimensidata.com, terdapat beberapa jenis server berdasarkan fungsinya:
  • Web server, merupakan server yang menyimpan semua konten suatu website dan berkomunikasi dengan komputer klien menggunakan HTTP.
  • Proxy server, server yang membatasi permintaan data dan mengawasi kinerja koneksi antar jaringan. Proxy server juga berperan sebagai gerbang penghubung yang memungkinkan berbagi file antara jaringan lokal dengan jaringan luar (internet).
  • Virtual server, merupakan server yang berfungsi untuk menciptakan beberapa server virtual dari sejumlah server fisik.
  • Telnet server, server yang berfungsi untuk mengendalikan komputer dengan cara log in dan log out komputer host.
  • Mail server, server yang berfungsi menyimpan aneka macam surat elektronik serta mengurusi permintaan klien.
  • FTP server, yakni server yang berfungsi mengendalikan pertukaran data yang terjadi di suatu jaringan.
  • News server, merupakan server yang menyebarkan beragam berita melalui suatu jaringan berita.
  • Aplikasi server, server yang mengolah perintah dari klien kemudian menghubungkan klien dengan database.
  • Audio/Video server, server yang menyimpan semua file multimedia pada suatu website.

Web Server

Bersumber pada niagahoster.co.id, terdapat 2 pengertian dari web server. Pengertian tersebut dilihat dari sisi hardware dan software.

Bila dilihat dari hardware, web server digunakan untuk menyimpan semua data seperti HTML dokumen, gambar, file CSS stylesheets, dan file JavaScript.
Sedangkan merujuk pada software, berarti fungsi web server adalah sebagai pusat kontrol untuk memproses permintaan yang diterima dari browser.

Tugas dari web server adalah mengatur semua komunikasi yang terjadi antara browser dengan server untuk memproses sebuah website.

Cara kerja dari web server sebagai berikut, menerima permintaan yang berasal dari klien kemudian mengirimkannya kembali dalam bentuk berkas kepada si klien tersebut. Ketika klien atau browser melakukan permintaan data kepada web server maka permintaan data tersebut akan dikemas pada TCP kemudian akan dikirimkan ke alamat yang dibutuhkan yaitu HTTP atau HTTPS untuk ditampilkan kembali pada browser.


Lalu apa yang akan terjadi bila data yang diminta tidak ditemukan? Maka web server akan menolaknya dan memberi pesar Error 404 - not found.

Database

Dikutip dari gurupendidikan.co.id, Database adalah suatu kumpulan data yang saling berhubungan disimpan secara sistematis disuatu perangkat komputer. 





Fungsi Database

Fungsi dari database, yaitu:
  1. Menyediakan sistem akses cepat. 
  2. Mengurangi kerangkapan data dan redudancy data. 
  3. Memungkan adanya updating secara bersana. 
  4. Menyediakan sistem yang memungkinkan dilakukan pengembangan database. 
  5. Memberikan perlindungan dari pihak pemakai tidak berhak. 

Contoh Software Database

Berdasarkan duosia.id, Berikut beberapa contoh software database:
  • MySQL
  • Microsoft SQL Server
  • Oracle Database
  • Microsoft Access
  • Firebird

Dynamic Website

Dalam webarq.com, dikatakan Dynamic Website atau website dinamis adalah jenis halaman web yang disusun oleh konten dan layout yang kaya akan informasi didalamnya. Disebut dynamic website karena konten didalamnya berubah-ubah. Dengan demikian, terdapat program yang berjalan guna mengatur perubahan data yang ditampilkan pada website dinamis tersebut. Sebagai gambaran, yang cocok menggunakan jenis website ini adalah E-Commerce dimana selalu membutuhkan update data terus-menerus. Selain itu blogging, social media, video & photo galleries juga termasuk yang cocok menggunakan dynamic website. Dalam pemeliharaannya, jenis ini lebih mudah dibanding Website Statis karena dapat menggunakan Content Management System (CMS).

Kelebihan menggunakan dynamic website:

  • Tampilannya lebih menarik
  • Konten dan layoutnya dapat berubah-ubah
  • Menggunakan dynamic html (DHTML)
  • Menggunakan pemrograman server untuk mengatur perubahan data
  • Dapat menggunakan CMS untuk mengubah konten website
  • Konten halaman dan Layout halaman dibuat terpisah, sehingga loading halaman lebih cepat
  • Dapat menggunakan database untuk menyimpan konten

Kekurangan menggunakan dynamic website:

  • Karena terkesan lebih kompleks, berkemungkinan sulit ditemukan di search engine

Static Website

Dalam website gudangssl.id, Static Website atau website statis diartikan menjadi suatu website yang statis dalam konten atau kontennya tidak berubah. Informasi yang terkandung di dalamnya tidak bisa di update melalui aplikasi website tersebut tetapi harus merubah scipt yang ada di dalamnya. Umumnya jenis ini dibuat menggunakan kode HTML, jadi hanya developer website saja yang bisa mengubah isi dari konten website.

Kelebihan menggunakan static website:

  • Tidak perlu keahlian pemrograman untuk membuat halaman statis
  • Dapat dilihat langsung oleh web browser tanpa membutuhkan aplikasi server
  • Lebih mudah untuk website development menggunakan bahasa pemograman HTML
  • (sumber: webarq.com)

Kekurangan menggunakan dynamic website:

  • Tampilannya kurang menarik
  • Kontennya statis, tidak berubah-ubah
  • Terbatas dalam interaksi dengan klien
  • Tidak menggunakan database
  • Tidak menggunakan pemrograman PHP di server
  • (sumber: webarq.com)

Native Website Metadata

Meta Tag atau Metadata merupakan unsur atau bagian dari struktur kode HTML yang berfungsi untuk merekam atau mendokumentasikan setiap halaman dari website atau situs yang telah di publikasikan melalui aspek tertentu dari setiap halaman.

Meta tag bukanlah alat utama untuk mengoptimasi sebuah situs terhadap mesin pencari google. Meta tag hanya sebagai alat tambahan yang di pakai oleh situs sebagai sumber referensi yang akan di pertimbangkan oleh google atau mesin pencari lainnya.

Jika meta tag atau metadata yang di pasang pada situs anda sesuai dengan pemahaman alogaritma google, hal ini akan memungkinkan blog atau website anda akan lebih gampang di temukan oleh google untuk disajikan pada pembaca di halaman pertama. Namun hal ini tak lepas dari kualitas utama dari blog anda dan cara kita mengorganisir blog kita. Ada beberapa meta tag yang akan keluar di hasil pencarian, dan hal inilah yang akan di klik oleh pembaca.

Kerangka Metadata atau Meta Tag:

  1. Meta Tag judul muncul di bagian teratas dari jendela browser. Tag judul ini nantinya yang akan muncul di mesin penelusuran google yang bisa di lihat langsung oleh pembaca. 
  2. Meta Tag Deskripsi pada blog atau website merupakan judul blog yang akan dipakai oleh Google ketika memberikan hasil pencarian yang di ketik kan oleh calon pembaca. Gunakan dua atau tiga kalimat yang singkat untuk menulis tag deskripsi. Tujuan tag ini adalah untuk memberikan penjelasan yang lebih detail tentang sebuah blog atau website. Di samping itu juga untuk meyakinkan kepada pembaca kita bahwa apa yang di cari oleh mereka bisa di temukan di blog kita. 

  3. Meta tag Kata Kunci (keyword). Sebenarnya meta tag ini kurang begitu penting bagi google, namun harus tetap di gunakan sebagai alat untuk mendokumentasikan sebuah blog atau website. Untuk menulis tag ini, gunakan 5 kata yang paling sesuai dengan blog kita, dan tempatkan sesuai dengan urutan kepentingannya.
  4. Meta Tag “nama file ini didalam server”. Meta tag ini berfungsi sebagai referensi yang akan membantu pembaca dan google untuk memahami blog anda. Penting, nama file harus sama dengan nama halaman, dan merupakan kalimat-kalimat pendek dari deskripsi isi artikel. Nama file memberikan referensi kepada google untuk memahami isi artikel kita. (sumber: kompasiana.com)


Open Graph Metadata

Ada beberapa istilah yang muncul saat searching tentang Open Graph Metadata. Misalnya yaitu open graph (saja), open graph tagsopen graph meta tags. Namun garis besarnya ialah, Open Graph ini merupakan bahasa pemrograman untuk menampilkan pratinjau/preview thumbnail dari suatu situs.  Open graph ini pertama kali diperkenalkan  oleh Facebook pada tahun 2010. Open graph ini juga sangat biasa digunakan di Facebook feed, misalnya seperti ini… 
'

Nah yang ditandai merah itu adalah hasil dari Open Graph Metadata. Terdapat gambar, URL, dan judul.

Bahasa pemrograman ini berdasarkan pada The Open Graph Protocol. Terdapat 4 basic metadata yaitu Title, Image, URL, dan  Type. Kemudian juga ada optional metadata seperti description, audio, video, dan lain-lain. Selain basic/optional metadata, masih banyak lagi istilah-istilah lainnya yang bisa dilihat disini.


User Interface (UI)

User Interface (UI) adalah bagian visual dari website, aplikasi software atau device hardware yang memastikan bagaimana seorang user berinteraksi dengan aplikasi atau website tersebut serta bagaimana tampilan informasi di layarnya. User interface sendiri menggabungkan konsep desain visual, desain interaksi, dan infrastruktur informasi.



User Interface bertujuan untuk meningkatkan usability (kebergunaan) juga User Experience. (UX)

Bila diibaratkan kurang lebih seperti ini, saat kita mengunjungi sebuah rumah (website) maka yang kita lihat pertama kali adalah tampilan luarnya dahulu seperti seperti melihat halaman depan rumah, letak pintu utama, jendela, dan sebagainya, inilah yang disebut User Interface atau UI. (sumber: dewaweb.com)

User Experience (UX)

Singkatnya, user experience adalah bagaimana pengalaman pengguna dalam berinteraksi/menggunakan produk digital. Pengalaman ini dilihat dari betapa mudahnya pengguna untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dari produk tersebut.

Dengan kata lain, user experience  dari produk yang bagus tidak akan menyulitkan pengguna untuk mencapai tujuan mereka. Entah itu dari desain UI yang friendly, produk yang ringan untuk diakses, menu yang tidak berbelit-belit, dan lain sebagainya.

Sebaliknya, user experience yang buruk membuat pengguna frustasi karena kesulitan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kalau sudah begini, ada banyak efek buruk yang bisa terjadi kepada Anda. (sumber: niagahoster.co.id)

Front-end Language for Web Development

Bagian front-end dari sebuah website adalah bagian yang langsung dilihat oleh user. User juga bisa langsung berinteraksi pada bagian ini. Bagian ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript.

  • HTML pada situs berperan sebagai tulang punggung dari web. Semua web yang kita kunjungi dibangun menggunakan HTML. HTML berfungsi menentukan struktur dan konten website. Kini versi terakhir dari HTML adalah HTML5. Dari yang saya tau, kelebihan dari HTML5 ini bisa memutar media pada website (misalnya video di youtube atau game flash) tanpa menggunakan adobe flash player lagi.
  • CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa pemograman yang mengontrol tampilan HTML pada halaman website. CSS menentukan warna, font, gambar background, dan bahkan bagaimana tampilan keseluruhan website-mu. Versi terakhir dari CSS adalah CSS3, yang menambahkan fitur seperti interaktifitas dan animasi dasar.
  • Untuk membangun suatu situs (website) bisa saja hanya menggunakan HTML dan CSS saja, namun akan menghasilkan website yang kurang menarik. Oleh karena itu terdapat JavaScript yang bisa melakukannya. JavaScript ini adalah opsional dalam membangun situs. Dengan JavaScript, kita bisa melakukan banyak hal, seperti interaktifitas, animasi yang lebih kompleks, dan lebih interaktif. (sumber: medium.com)

Back-end Language for Web Development

Maksudnya adalah bahasa pemrograman yang dipakai dalam pengembangan web dibelakang layar dalam sebuah situs. Sementara, Front-end Language for development berarti bahasa pemrograman yang digunakan untuk bagian depan web (tampilan). Inilah 4 bahasa pemrograman terbaik (sumber: teknologi.id) untuk Backend development diantaranya adalah Golang, Java, PHP, Phyton, dan Ruby.
  • Golang adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan dan dirilis oleh Google pada tahun 2009. Golang cepat menjadi populer di kalangan developer dari seluruh dunia karena fleksibilitas, skalabilitas, dan kompatibilitas yang baik dengan teknologi lainnya. 

  • Java pertama kali muncul pada tahun 1995, dan sejak itu telah dianggap sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling kuat dan dapat diandalkan untuk pengembangan backend. Java memungkinkan pengembang untuk membuat situs web dan platform dengan jumlah data yang besar, aplikasi untuk perangkat Android, web perbankan, dan aplikasi fintech. Java menawarkan tingkat keamanan yang tinggi dan mengurangi risiko yang terkait dengan kebocoran data. Karena itu, komponen Java banyak digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas sulit mengenai logika komersial dan masalah keamanan dalam aplikasi web perusahaan. 

  • PHP sangat baik untuk pengembangan halaman web, toko online, dan membangun CMS yang kuat (salah satu CMS paling populer, WordPress, juga ditulis dalam PHP). Pada 2015, PHP diperbarui versi ke-7. Ada banyak inovasi yang membuatnya lebih cepat dan lebih aman. Peningkatan kinerja menjadikannya pilihan ideal untuk platform eCommerce besar dan beban tinggi, serta situs web dinamis. Berbagai tolok ukur mengkonfirmasi keuntungan dari versi PHP yang diperbarui.

  • Python adalah bahasa pemrograman universal yang dapat digunakan untuk hampir semua task yang berkaitan dengan backend perangkat lunak. Python mencakup pengembangan aplikasi web dan desktop, game, pembuatan prototipe, dll. Python memiliki sintaks yang lebih sederhana dibandingkan dengan bahasa pemrograman backend lainnya, karena ini bagi pengembang yang ingin memulai pengkodean dalam waktu yang singkat dapat memilih Python untuk langkah pertama dalam pengembangan perangkat lunak di server-side.

  • Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Rails, developer dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data.

API (Application Programming Interface)

API atau Application Programming Interface berarti antarmuka pemrograman aplikasi. Maksudnya adalah seperangkat antarmuka (bisa berbentuk fungsi, method, atau URL endpoint) yang dapat kita gunakan untuk mengembangkan aplikasi, baik dalam satu platform maupun lintas platform. 

Tujuan dari API adalah untuk mempercepat pembuatan suatu aplikasi karena programmer tidak perlu menulis kode dari nol. API juga disediakan oleh sebuah platform untuk dapat mengakses fitur dari platform tersebut. 

Contoh dari API yang lintas platform adalah API Twitter dan Facebook, yang memungkinkan kita untuk dapat mengakses data pengguna platform tersebut pada aplikasi kita. Contoh lain seperti API Bot Telegram dan LINE yang memungkinkan aplikasi kita untuk dapat mengirim dan membaca chat dari pengguna platform tersebut secara otomatis.

Jadi, secara garis besar API adalah perantara perangkat lunak yang menjembatani dua aplikasi untuk saling berhubungan satu sama lain. API berkomunikasi melalui serangkaian aturan yang menentukan bagaimana komputer, aplikasi atau mesin dapat berhubungan satu sama lain. Misalnya ketika kita log in ke Facebook dari ponsel, kita memberitahu aplikasi Facebook bahwa kita ingin mengakses akun kita. Aplikasi melakukan panggilan ke API untuk mengambil akun Facebook dan data kita. Kemudian Facebook akan mengakses informasi ini dari salah satu servernya dan mengembalikan data ke aplikasi. (sumber: codepolitan.com)

Content Management System (CMS) 

Menurut glints.comContent Management System (CMS) adalah aplikasi yang membantu pengguna untuk membuat, mengatur, dan mengubah konten di dalam website tanpa memerlukan pengetahuan teknis yang khusus.

Biasanya CMS terdiri dari 2 elemen yaitu

  • CMA digunakan untuk mengelola konten dengan mudah, dan biasanya tidak diperlukan pengetahuan khusus dalam bahasa pemrograman web seperti HTML, CSS, Javascript, dan PHP.
  • CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut.

CMS pada umumnya memiliki 2 tampilan , pertama tampilan admin yang berfungsi untuk mengubah tampilan web, memposting artikel atau konten dan juga untuk menghubungkan ke database. selain tampilan admin ada juga tampilan user atau front, yang tampil saat diakses publik.

Tanpa CMS, ketika kita ingin membuat sebuah konten di website, maka kita perlu berurusan dengan HTML dan meng-upload-nya ke server. Dengan CMS seperti WordPress, Kita bisa menuliskan konten kita dengan tampilan yang lebih ramah dan familiar seperti Microsoft Word. 

Keuntungan menggunakan CMS:

  • Mengelola konten lebih mudah
  • Level akses user
  • Konten dan Desain Terpisah
  • Lebih mudah untuk SEO
  • Pengembangan dengan extension dan plugin
  • menghemat waktu dan biaya pembuatan
  • (sumber: sugiyanti27.wordpress.com)

Fungsi CMS:

  • Mengelola website pribadi
  • Mengelola website perusahaan/ bisnis
  • Portal atau website komunitas
  • Galeri foto, dan lain sebagainya
  • Forum
  • Aplikasi E-commerce
  • (sumber: sugiyanti27.wordpress.com)

CMS yang sering digunakan :

  • Drupal
  • Joomla
  • WordPress
  • Plone
  • VBulletin
  • Moodle
  • MediaWiki
  • Opencart
  • PrestaShop
  • (sumber: it-jurnal.com)


Algoritma

Apa itu algoritma? Algoritma adalah deretan instruksi yang jelas dalam memecahkan masalah, yaitu untuk memperoleh keluaran yang diinginkan dari suatu masukkan dalam jumlah waktu yang terbatas.
  • Algoritma yang ditulis dalam bahasa komputer dinamakan program. 
  • Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis program dinamakan bahasa pemrograman. 
  • Orang yang membuat program komputer disebut pemrogram. 
  • Kegiatan merancang dan menulis program disebut pemrograman
  • Serta ada aktivitas menulis kode program dinamakan coding.
Berikut definisi dari Algoritma :
  1. Langkah – langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh.
  2. Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yg berintegrasi.
  3. Suatu metode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata.
Algoritma pada umumnya digunakan untuk membantu setiap orang yang ingin mengonversikan sebuah permasalahan ke bahasa pemograman. Dari fungsinya ini, algoritma adalah hasil dari pemikiran yang terkonsep sehingga perintah dalam algoritma dapat dilaksanakan oleh komputer lewat bahasa pemograman. 

Dalam pemanfaatannya, fungsi pembuatan algoritma digunakan pada pemecahan masalah program yang rumit. Baik program sedergana maupun besar, sama-sama dapat dipecahkan dengan algoritma. Fungi lainnya dari pemanfaatan algorima yaitu penggunaannya yang berulang kali. Algoritma juga memudahkan pembuatan program yang dikerjakan programmer.

Ingin mempelajari lebih lanjut algoritma? Bisa kunjungi sumber berikut.

Operating System (OS)

Bersumber dari nesabamedia.comOperating System (OS) atau sistem operasi adalah salah satu perangkat lunak atau software yang bertanggunga jawab mengatur atau mengontrol kerja perangkat keras atau hardware dan menjalankan aplikasi atau software didalam suatu sistem komputer. 

Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Contoh Operating System (OS)

  • Microsoft Windows
  • Android
  • IOS
  • Mac OS
  • Linux
Beberapa fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai berikut :
  1. Menjalankan operasi dasar
  2. Mengatur kerja hardware dan software
  3. Wadah program atau aplikasi
  4. Menyajikan tampilan
  5. Mengkoordinasi kerja perangkat komputer
  6. Mengoptimalkan fungsi perangkat komputer
  7. Mengawasi dan melindungi jalannya suatu fungsi program

Web Application Firewall (WAF)

Web Application Firewall (WAF) adalah sebuah susunan filter yang berfungsi untuk menyaring, memonitor dan melakukan blocking terhadap data yang berasal dari client ke sebuah webserver. Sebelum paham tentang WAF, baiknya kita pahami dulu konsep firewall.

Firewall adalah sebuah konsep dimana sebuah appliance atau aplikasi yang bertugas untuk filtering, monitoring dan blocking terhadap data yang melewati sebuah jaringan. Namun pada WAF lebih banyak digunakan pada bagian filter aplikasi. 

Contoh penggunaan firewall untuk meredam paket data sampah seperti DDOS, Brute Force Attack, serangan botnet,  namun WAF memiliki filter khusus untuk meredam SQL Injection, XSS Attack dan sebagainya.

Jenis serangan terhadap suatu website sangat banyak. Berdasarkan pernyataan OWASP (The Open Web Application Security Project) terdapat 10 macam jenis serangan yang paling sering digunakan:
  1. Hidden field manipulation
  2. Cookie poisoning
  3. Parameter tampering
  4. Buffer overflow
  5. Cross Site Scripting (XSS)
  6. Backdoor or Debug options
  7. Stealth commanding
  8. Forced browsing
  9. Third party misconfigurations
  10. Known vulnerabilities
WAF ini juga tidak menjamin bahwa semua serangan bisa diantisipasi, karena tidak luput juga dari bug yang ada pada aplikasi yang ditanam pada sebuah webserver. Di dalam sebuah server selain WAF juga biasanya ditanam firewall berbasis aplikasi seperti iptables yang juga membantu dalam mengamankan sebuah webserver. (sumber: jagoanit.com)

Text Editor

Text Editor adalah suatu software aplikasi atau suatu program komputer yang memungkinkan penggunanya untuk membuat, mengubah atau mengedit file teks. Sebenarnya text editor bisa digunakan untuk membuat program komputer dan mengedit source code dari bahasa pemograman.

Selain itu, text editor juga bisa dimanfaatkan untuk membuat halaman web atau template web design dan juga membuat aplikasi tertentu. Software aplikasi satu ini memang secara umum ditujukan untuk mempermudah aktivitas pemrograman.

Pada MacOS sendiri sudah dilengkapi text editor bawaan yaitu Notes. Sementara pada windows terdapat Notepad. Meskipun sudah dilengkapi text editor bawaan, banyak orang yang memilih menggunakan aplikasi lain karena fitur yang dibawa lebih lengkap.

Berikut beberapa contoh aplikasi text editor:
  1. Notepad++
  2. Sublime-text
  3. Vim (Vi Improved)
  4. Atom
  5. Brackets

VPS (Virtual Private Server)

Menurut jagoanhosting.com, VPS adalah sebuah server fisik yang dibagi menjadi beberapa server virtual. VPS digunakan secara pribadi dan keseluruhan resource-nya hanya digunakan oleh satu pengguna saja.

Dengan menggunakan teknologi virtualisasi, satu server fisik bisa dibagi menjadi beberapa server virtual. Server virtual ini memungkinkan meng-instal OS dan software tambahan sesuai kebutuhan.

Walaupun, tidak berbentuk fisik, tapi VPS bekerja seperti sebuah server yang berdiri sendiri. VPS memiliki process, user, files dan menyediakan full root access. Setiap VPS mempunyai alamat IP, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri.

Setiap VPS dapat delete, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam root, dan install software aplikasi sendiri atau konfigurasi root application software-nya.

Bila dianalogikan, VPS merupakan sebuah apartemen yang berada di dalam gedung yang besar. Apartemen merupakan VPS, sedangkan gedung besar adalah server fisik.

Web Hosting 

Menurut hostinger.co.id, Web hosting adalah layanan online untuk meng-onlinekan website atau aplikasi web di internet. Ketika membeli dan mendaftar di suatu layanan hosting, pada dasarnya kita sedang meminjam space (ruang) di server, tempat menyimpan semua file dan data yang dibutuhkan oleh website agar dapat bekeja sepenuhnya.

Server merupakan komputer fisik yang dijalankan tanpa adanya interupsi sehingga website bisa diakses kapan saja oleh siapa pun. Web host bertugas untuk menjaga server agar tetap aktif dan berjalan, mengamankannya dari serangan cyber berbahaya, dan memindahkan konten (teks, gambar, file) dari server ke browser pengunjung situs.

Bagaimana cara kerja web hosting? Jika ingin membuat website, maka langkah pertama adalah mencari perusahaan hosting yang menyediakan space server. Web host menyimpan semua file, aset, dan database pada server. Ketika seseorang mengetikkan nama domain ke kolom address browser, host akan mentransfer semua file yang dibutuhkan untuk menyelesaikan request.

Selain web hosting ada istilah lain yaitu domain. Domain berbeda dengan web hosting. Web hosting merupakan layanan menggunakan space pada server, sedangkan domain adalah alamatnya (misalnya: .com, .co.id, dan lain-lain). Sebelum melakukan web hosting terlebih dahulu harus memiliki domain untuk didaftarkan pada web hosting.

Bila diibaratkan web hosting adalah tanah, situs/website adalah sebuah rumah, domain adalah alamat rumah, dan jalanan depan rumah adalah internet.

Dedicated Server

Note: Dedicated server maupun dedicated hosting merupakan istilah yang sama (cmiiw).

Masih bersumber sama dengan yang sebelumnya, dijelaskan bahwa dedicated server merupakan salah satu jenis dari web hosting.  Dedicated server merupakan salah satu hosting yang sering digunakan.

Di jenis ini, kita yang menyewa web hosting akan mendapat server fisik sendiri yang khusus didedikasikan untuk situs/website kita sendiri. Oleh karena itu, dedicated server sangatlah fleksibel.  Karena fleksibel, kita dapat mengonfigurasikan sistem operasi dan software yang ingin digunakan, serta setup keseluruhan aspek hosting sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kelebihan:
  • Kontrol penuh terhadap konfigurasi server
  • Keandalan yang tinggi (Anda tiak perlu berbagi resource server dengan pengguna lain)
  • Akses root ke server
  • Keamanan terjamin
Kekurangan:
  • Mahal
  • Harus menguasai pengetahui teknis terkait manajemen server
Siapa yang menggunakan layanan ini? Biasanya, layanan hosting dedicated server ini digunakan oleh perusahaan besar dengan database yang juga sangat besar dengan pengelolaan yang kompleks.

Komentar

Postingan Populer