Apakah Perpustakaan masih dibutuhkan oleh Millenials?
Oke bre, balik lagi sama gue... lagi pengen bahas milenial dengan perpustakaan nih...
Sebagai informasi, mengutip dari rumahmillenials.com yang menyebutkan bahwa generasi milenial atau millenials merupakan generasi Y. Generasi Y adalah orang-orang yang lahir di antara tahun 1980-2000an. Ciri-ciri mereka pun jelas terlihat yang mana sangat membedakan dengan generasi sebelumnya yaitu generasi X. Mengutip dari rifqimulyawan.com, para milenial biasanya mahir menggunakan teknologi, terutama internet, entertainment atau hiburan yang sudah menjadi kebutuhan pokok mereka. Pop culture juga musik tidak pernah lepas dari kehidupan mereka. Menurut Digital Marketing Ramblings, generasi ini minimal menghabiskan waktu 18 jam pada smartphone-nya. Dengan ciri-ciri mereka yang seperti itu, apakah para pecandu teknologi ini masih membutuhkan perpustakaan?
Menurut gue, antara ya dan tidak. Hmm, kenapa begitu? Jawaban ya, karena gue lihat masih banyak generasi milenial yang membutuhkan perpustakaan. Buktinya, di Perpustakaan Nasional RI masih banyak para milenial yang berkunjung buat baca-baca buku, nongkrong, diskusi bareng, ngerjain tugas, dan lain-lain. Lalu jawaban tidak, karena mereka mengandalkan teknologi terutama smartphone mereka untuk mencari semua informasi. Jadi, buat apa datang ke perpustakaan? (kira-kira begitu jawaban mereka).
Buat para millenials, dicoba deh datang ke perpustakaan buat cari-cari kesenangan. Dijamin ada kesenangan sendiri yang kalian dapat. Nih ada list perpustakaan yang cocok banget buat millenials yang gampang banget bosenan, cocok juga sih buat foto-foto, nongkrong, dan lainnya. Check it out...
Perpustakaan Nasional RI, Jakarta








Komentar
Posting Komentar
Yuk berkomentar!